Mendung
Apakah
mendung selalu tentang kesedihan? Kukira jawabannya tidak.
Sore itu, langit
mendung. Setelah sebuah celengan rindu dari beberapa insan terpecahkan
Kurasa itu
karena keharuannya menyaksikan segerombol kawan yang tengah larut dalam
hangatnya kebersamaan.
Kini,
bukan lagi tentang nama.
Tetapi tentang siapa-siapa saja yang mau menghabiskan waktunya untuk
menuntaskan rindu; hingga tak tersisa.
Terima
kasih sudah saling menguatkan hingga sejauh ini.
Tetap
semangat dan optimis untuk ribuan langkah ke depan.
Satu kata
yang tidak ditemukan dalam kamus kami adalah “menyerah”
Karena pedoman kami mengajarkan bahwa “Allah menyukai hamba-Nya yang tidak mudah menyerah dan bekerja keras”.
"Jangan pernah patah, ketika dunia seolah tak berpihak padamu. Karena langitpun tidak lantas menangis meskipun gelap telah menguasai."
*Ditulis atas nama bahagia
Cirebon, 29
Mei 2021

Jossshhh
BalasHapusNek komen mesti dobel² heuheu.
HapusMatur suwun!
Jossshhh
BalasHapusBismillah mba rokhmah bisa lounching bukuuu
BalasHapusAamiin aamiin. Matur suwun nok Lina. Semangat beraksara juga :))
Hapus